Selulusnya dari fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Aletta menyadari dunia anak-anak mengalami perubahan drastis. Tuntutan akademik yang meningkat, orang tua sibuk bekerja, dan kondisi keamanan lingkungan yang menurun menyebabkan anak lebih banyak bermain pasif di rumah. Padahal eksplorasi alam bukan hanya sarana pengembangan kecerdasan naturalis, tetapi juga memberi stimulasi untuk semua indera, ruang untuk kreativitas dan menemukan hal-hal baru, serta menumbuhkan kemandirian dan rasa percaya diri.

Disamping nutrisi dan kasih sayang, anak membutuhkan kesempatan untuk belajar dan berkembang. Oleh karena itu, pada tahun 2002 Aletta memutuskan meninggalkan karir dan mendirikan Junior Explorer yang menyelenggarakan berbagai program luar ruangan untuk pengayaan diri bagi anak dan pra-remaja. Tidak hanya bekerja sama dengan puluhan sekolah, Junior Explorer  membantu yayasan Putra Bahagia Jaya untuk membangun karakter anak-anak dari keluarga pra-sejahtera DKI Jakarta. Selain itu, juga menjalankan CSR ( _Company Social Responsibility) sejumlah perusahaan yang terkait dengan pengayaan dan pengembangan potensi serta pembekalan life skill untuk anak dan remaja.

Sejumlah CSR di pelosok terpencil dan juga susur Indonesia Bagian Timur bersama Taro snack di tahun 2014-2016 membuka mata Aletta akan permasalahan gizi. Ternyata di era yang sudah demikian maju masih terbentang permasalahan gizi yang berdampak: rendahnya daya tangkap, lemahnya sistem pertahanan tubuh, dan stunting. Pada akhirnya upaya mencari solusi masalah ini memperkenalkan Aletta kepada Moringa. The miracle tree yang ada didepan mata, namun belum banyak diketahui masyarakat. Moringa sebetulnya baik dikonsumsi semua anak, karena asupan makanan masa modern tidak menjamin kecukupan gizi. Kualitas bahan pangan yang ditanam dan dipanen secara kurang tepat, proses pengolahan yang keliru, ataupun kecenderungan anak menolak makanan tertentu  mengakibatkan permasalahan gizi.  Aletta berharap moringa dan produk turunannya dapat membantu mewujudkan generasi muda Indonesia yang lebih berkualitas.